Sudahkah Kalian Menerapkan Growth Mindset?
Setiap manusia memiliki kemampuan
yang beragam dalam mengisi kehidupannya. Seorang penulis, dirinya akan senang
dengan dunia literasi. Seorang pembisnis akan bergelut dengan serangkaian
kegiatan bisnisnya. Seorang guru akan menikmati dunia pendidikan berinteraksi
dengan anak muridnya dan lain sebagainnya.
Mereka yang telah
nyaman dengan profesinya, tidak serta merta meraihnya dengan duduk-duduk manis
saja. Perlunya usaha dan kesungguhan demi menempuhnya. Jatuh bangun dalam
meniti karir perlu dilalui. Hinaan pun tak luput dari orang-orang yang tak suka
dengan usaha mereka. Namun, mereka bisa bangkit untuk terus menatap masa depan.
Mereka itulah yang memiliki cara berfikir yang berkembang atau growth mindset. Yang
mana mereka melihat kegagalan bukan sebagai penghalang, melainkan sebagai suatu
proses dalam pencapaian karir yang akan dicapainya.
Mengutip dari
Kompasiana, growth mindset adalah tipikal orang yang tidak mudah menyerah. Mereka
melihat bahwa kelemahan yang dimilikinya bukanlah sebagai suatu kekurangan. Karena
suatu titik kesuksesan bukan hanya ditempuh melalui satu jalan, melainkan bisa
dilalui dari puluhan jalan. Dan mereka menyakini bahwa kemampuan seseorang itu
dinamis. Artinya semua bisa dipelajari. kegagalan yang dialami bisa diperbaiki.
Karena kegagalan itu bukan aib. Melainkan proses untuk terus berkembang.
Pola pikir seperti
ini perlu diterapkan agar rutinitas yang kita miliki bernilai dan bermanfaat. Tentunya,
diperlukan latihan dan kedisiplinan agar terbentuk cara berfikir yang
berkembang. Berikut adalah tips dari kami agar kalian bisa memiliki growth
mindset dalam kehidupan kalian.
1.
Jangan mudah menyerah
Rasa putus asa
haruslah dibuang jauh-jauh. Tanamkanlah rasa optimis dan tak mudah menyerah
dalam diri kita. Seorang pejuang tak akan menyerah bila belum menyelesaikan
misinya. Begitu pula kita, pantang menyerah sebelum tujuan yang kita inginkan
dapat diraih.
Buatlah target
tahunan, bulanan, mingguan dalam diary kalian. Lalu buatlah langkah-langkah
untuk menggapainya. Bila menemui kesulitan, cobalah istirahat sejenak dan
meminta saran kepada ahlinya agar menemukan titik terang dalam penyelesainya. Barang
siapa yang bersungguh-sungguh, maka ia akan dapat.
2.
Memanfaatkan peluang baru
Seorang yang cerdas adalah mereka yang bisa melihat peluang
kebaikan di depannya. Dan itu tak mungkin ditemukan, bila kita memiliki sifat
“Block Mind” atau menutup diri dan sulit menerima masukan dari orang lain.
Seorang pembisnis yang handal, ia akan bisa memanfaatkan situasi
yang ada di sekitarnya. Misalkan, saat ini terjadi pandemic, ia akan dengan
cepat beradaptasi mengubah model usahanya. Dari yang sebelumnya ofline, kini
harus online. Dan pantang bagi pembisnis untuk pesimis. Ia harus optimis.
Karena rasa ini akan membangun pola pikir yang positif bagi dirinya.
3.
Menyukai tantangan
Bila menemukan
tantangan dalam dunia pekerjaan, responslah dan terimalah dahulu. Masalah cara
penyelesaian, singkirkan dahulu. Umumnya, orang lain akan berfikir, “kira-kira
saya bisa nggak yah?” bila kalian masih berfikir seperti ini, maka level
kalian belum meningkat.
Orang yang
berani menerima tantangan, cenderung berfikir dua kali lipat. Pertama, berfikir
untuk mengambil tantangan itu. Kedua, berfikir bagaimana cara untuk
menyelesaikannya. Bila kalian sudah di titik ini, perlahan cara berfikir kalian
sudah berkembang dan bersykurlah.
4.
Sabar dalam bertindak
Tidak semua
orang bisa sabar dalam bertindak. Orang yang kuat adalah orang yang mampu
menahan amarahnya, tatkala ia sedang marah. Hal ini pun sejatinya harus ada
dalam diri kita. baik dalam interaksi social, ibadah, dan karir.
Seorang yang
sedang menata karirnya, dirinya harus melalui proses yang tak mudah dan
panjang. Dan ini harus memiliki kesabaran yang kuat agar segala prosesnya ada
harus dilaluinya, bisa dilewatinya dengan baik.
Jangan sampai kalah dengan pencuri. Mereka aja
bisa sabar ketika beraksi, masak kita enggak. Padahal perbuatan mereka itu
buruk, harusnya kita yang berbuat baik, harus memiliki kesabaran yang kuat.
Jangan malah lembek dan menyerah dalam berproses.
5.
Bertemanlah dengan teman yang memiliki satu frekuensi
Lingkaran pertemanan
menjadi hal penting dalam merubah pola pikir seseorang. Mereka yang suka
menulis, tentunya memiliki komunitas dalam menulis. Mereka yang suka bisnis
akan lebih senang berkumpul dengan para pembisnis. Yang suka bermain game,
obrolan di kalangan mereka, tentunya seputar game.
Bila ingin
memiliki growth mindset, carilah orang-orang yang satu fekuensi dengan kalian. Jangan
malah bergambung dengan orang-orang yang menjatuhkan mental kalian. Adanya
teman yang satu frekuensi, akan menjadikan diri kita semangat untuk terus
meningkatkan kemampuan. Karena mereka memiliki tujuan dan goal yang sama.
Setiap manusia memiliki waktu yang
sama. Namun, setiap manusia memiliki cara yang berbeda dalam memanfaatkan waktu
yang dimiliki. Gunakanlah growth mindset agar hidup kalian lebih bermakna. Karena
hidup ini adalah anugrah Tuhan yang mesti disyukuri dan dinikmati.