Rabu, 22 Juli 2020


Sudahkah Kalian Menerapkan Growth Mindset?
 Setiap manusia memiliki kemampuan yang beragam dalam mengisi kehidupannya. Seorang penulis, dirinya akan senang dengan dunia literasi. Seorang pembisnis akan bergelut dengan serangkaian kegiatan bisnisnya. Seorang guru akan menikmati dunia pendidikan berinteraksi dengan anak muridnya dan lain sebagainnya.

        Mereka yang telah nyaman dengan profesinya, tidak serta merta meraihnya dengan duduk-duduk manis saja. Perlunya usaha dan kesungguhan demi menempuhnya. Jatuh bangun dalam meniti karir perlu dilalui. Hinaan pun tak luput dari orang-orang yang tak suka dengan usaha mereka. Namun, mereka bisa bangkit untuk terus menatap masa depan. Mereka itulah yang memiliki cara berfikir yang berkembang atau growth mindset. Yang mana mereka melihat kegagalan bukan sebagai penghalang, melainkan sebagai suatu proses dalam pencapaian karir yang akan dicapainya.
         Mengutip dari Kompasiana, growth mindset adalah tipikal orang yang tidak mudah menyerah. Mereka melihat bahwa kelemahan yang dimilikinya bukanlah sebagai suatu kekurangan. Karena suatu titik kesuksesan bukan hanya ditempuh melalui satu jalan, melainkan bisa dilalui dari puluhan jalan. Dan mereka menyakini bahwa kemampuan seseorang itu dinamis. Artinya semua bisa dipelajari. kegagalan yang dialami bisa diperbaiki. Karena kegagalan itu bukan aib. Melainkan proses untuk terus berkembang.
      Pola pikir seperti ini perlu diterapkan agar rutinitas yang kita miliki bernilai dan bermanfaat. Tentunya, diperlukan latihan dan kedisiplinan agar terbentuk cara berfikir yang berkembang. Berikut adalah tips dari kami agar kalian bisa memiliki growth mindset dalam kehidupan kalian.
1.      Jangan mudah menyerah
Rasa putus asa haruslah dibuang jauh-jauh. Tanamkanlah rasa optimis dan tak mudah menyerah dalam diri kita. Seorang pejuang tak akan menyerah bila belum menyelesaikan misinya. Begitu pula kita, pantang menyerah sebelum tujuan yang kita inginkan dapat diraih.
Buatlah target tahunan, bulanan, mingguan dalam diary kalian. Lalu buatlah langkah-langkah untuk menggapainya. Bila menemui kesulitan, cobalah istirahat sejenak dan meminta saran kepada ahlinya agar menemukan titik terang dalam penyelesainya. Barang siapa yang bersungguh-sungguh, maka ia akan dapat.
2.      Memanfaatkan peluang baru
Seorang yang cerdas adalah mereka yang bisa melihat peluang kebaikan di depannya. Dan itu tak mungkin ditemukan, bila kita memiliki sifat “Block Mind” atau menutup diri dan sulit menerima masukan dari orang lain.
Seorang pembisnis yang handal, ia akan bisa memanfaatkan situasi yang ada di sekitarnya. Misalkan, saat ini terjadi pandemic, ia akan dengan cepat beradaptasi mengubah model usahanya. Dari yang sebelumnya ofline, kini harus online. Dan pantang bagi pembisnis untuk pesimis. Ia harus optimis. Karena rasa ini akan membangun pola pikir yang positif bagi dirinya.
3.      Menyukai tantangan
Bila menemukan tantangan dalam dunia pekerjaan, responslah dan terimalah dahulu. Masalah cara penyelesaian, singkirkan dahulu. Umumnya, orang lain akan berfikir, “kira-kira saya bisa nggak yah?” bila kalian masih berfikir seperti ini, maka level kalian belum meningkat.
Orang yang berani menerima tantangan, cenderung berfikir dua kali lipat. Pertama, berfikir untuk mengambil tantangan itu. Kedua, berfikir bagaimana cara untuk menyelesaikannya. Bila kalian sudah di titik ini, perlahan cara berfikir kalian sudah berkembang dan bersykurlah.
4.      Sabar dalam bertindak
Tidak semua orang bisa sabar dalam bertindak. Orang yang kuat adalah orang yang mampu menahan amarahnya, tatkala ia sedang marah. Hal ini pun sejatinya harus ada dalam diri kita. baik dalam interaksi social, ibadah, dan karir.
Seorang yang sedang menata karirnya, dirinya harus melalui proses yang tak mudah dan panjang. Dan ini harus memiliki kesabaran yang kuat agar segala prosesnya ada harus dilaluinya, bisa dilewatinya dengan baik.
 Jangan sampai kalah dengan pencuri. Mereka aja bisa sabar ketika beraksi, masak kita enggak. Padahal perbuatan mereka itu buruk, harusnya kita yang berbuat baik, harus memiliki kesabaran yang kuat. Jangan malah lembek dan menyerah dalam berproses.
5.      Bertemanlah dengan teman yang memiliki satu frekuensi
Lingkaran pertemanan menjadi hal penting dalam merubah pola pikir seseorang. Mereka yang suka menulis, tentunya memiliki komunitas dalam menulis. Mereka yang suka bisnis akan lebih senang berkumpul dengan para pembisnis. Yang suka bermain game, obrolan di kalangan mereka, tentunya seputar game.
Bila ingin memiliki growth mindset, carilah orang-orang yang satu fekuensi dengan kalian. Jangan malah bergambung dengan orang-orang yang menjatuhkan mental kalian. Adanya teman yang satu frekuensi, akan menjadikan diri kita semangat untuk terus meningkatkan kemampuan. Karena mereka memiliki tujuan dan goal yang sama.
Setiap manusia memiliki waktu yang sama. Namun, setiap manusia memiliki cara yang berbeda dalam memanfaatkan waktu yang dimiliki. Gunakanlah growth mindset agar hidup kalian lebih bermakna. Karena hidup ini adalah anugrah Tuhan yang mesti disyukuri dan dinikmati.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar