Senin, 06 Juli 2020

Explore Indonesia


Pesona Negeri di Atas Awan

        Kalian lebih setuju mana, jalan-jalan ke luar negeri atau jalan-jalan di dalamnya negeri?
             Kalau saya sih, lebih milih dalam negeri. Eits, bukannya luar negeri nggak mau, tapi karena budget yang terbatas. Hehe..
          Tapi, di dalam negeri sendiri, banyak banget destinasi yang bisa kita nikmati. Sebut saja, kalau di Sumatra, ada Danau Toba, Gunung Kerinci, Titik 0 Kilo Meter di Sabang, Pulau Belitong. Di bagian Timur, ada Wakatobi, Raja Ampat, dan masih banyak lagi. Apalagi di Pulau Jawa sendiri. Banyak banget deh, destinasi yang keren-keren. Ada Gunung Semeru, Gunung Bromo, Candi Prambanan, Candi Borobudur, Tangkuban Perahu, dan juga Gunung Prau.
        Nah, Berbicara mengenai Gunung Prau, saya rasa sebagian kalian, pasti sudah pernah ke sana kan?
            Kalau yang belum, kali ini saya akan berbagi pengalaman saya, saat melancong ke negeri di atas awan itu.
            Oh iya, sebenarnya, saya perginya sudah lama kok. Mungkin sekitar tahun 2016, yaitu empat tahun yang lalu. Tapi, baru sempet nulis sekarang. Hehe…
            Saat itu, saya berangkat dari Bekasi bersama empat orang teman saya. Dan dua lagi, kita janjian di sana, yaitu di Wonosobo. Yang satu, teman dari Jogja. Dan yang satunya lagi, tuan rumah, yang rumahnya di Wonosobo. Jadi, kita bisa istirahat sejenak, sebelum melanjutkan perjalanan ke berbagai destinasi di sekitaran Gunung prau. Jadi total, kita berenam.
            Nah, kalau kalian ke Wonosobo, jangan hanya mengunjungi Gunung Prau aja yah. Tapi harus juga mengunjungi berbagai destinasi yang ada di sekitarannya juga. Apa aja sih, desnitasi yang berada di dekat sana
1.    Alun-alun Wonosobo
ungarannews.com
Setahu saya nggak banyak para traveller yang berkunjung ke sini. Walau ini hanya alun-alun kota, tapi suasana enak banget. Sejuk dan dingin, kalau ke sini malam hari. Kebetulan rumah temen saya deket sini, tepatnya di belakang kampus Unsiq. Jadi kita malam-malam sebelum berangkat ke Gunung Prau, mampir ke sini deh.
Yang paling saya ingat di sini adalah saat saya beli sekuteng. Tahu kah yah Sekuteng? iya bener banget. Minuman yang ada aroma jahe dan tambahan kacang gitu. Nah, kalau biasanya itu hangatnya bisa bertahan lama. Tapi, kalau di Wonosobo, jangan harap. Paling setelah lima menit minuman disuguhkan, minuman itu udah dingin. Yah, setelah saya pikir-pikir, wajar sih. Karena udara di sini, dingin banget.

2.    Telaga Tiga Warna
Di Wonosobo, bukan hanya ada Gunung yah. Tapi ada juga, telaga. Namanya telaga tiga warna.
Di sini, kalian bisa menikmati suasana telaga yang sejuk banget sambil mengambil spot foto yang kalian mau. Di sini, juga bisa jadi tempat pelepah penat, setelah beraktivitas padat dengan banyaknya pekerjaan di kantor. Hehe…


3.    Kawah Sikidang
Kalau di Jawa Barat, ada Tangkuban Perahu. Di Jawa Tengah juga ada kawah yang cukup terkenal, namanya Kawah Sikidang. Destinasi ini letaknya juga di Wonosobo, dan tak jauh dari area Gunung Prau.
Di sini kita bisa jalan-jalan menikmati kawah sambil merebus telur. Bagi yang mau. Tapi, asyik loh, merebus telur di sini. Yang biasanya merebusnya pakai kompor, ini pakai air panas dari kawah.
Tapi, kalau kalian ke sini, jangan lupa, pakai masker yah. Karena bau belerangnya sangat nyengat banget. Kalau nggak pakai, jadi kurang nyaman jalan-jalannya. 

4.    Gunung Prau
Ke Dieng, pasti tujuan utamanya, ke Gunung Prau dong. Karena di sinilah icon dari Kota Wonosobo. Gunungnya sih, nggak tinggi. Paling sekitar dua jam, kalian sudah sampai di titik camp. Oh iya, kata orang-orang sih, Gunung Prau juga disebut bukit teletabis. Karena memang, secara geografis, mirip banget. Bagi kalian yang nggak tahu, apa itu bukit teletabis, berarti karena bukan generasi 90-an yah. Hehe..

5.    Bukit Sikunir
Nah, ketika itu, saya nggak mendirikan tenda di Gunung Prau, karena kita pengen melihat “Sunrise” di Bukit Sikunir. Al hasil, kita pun berangkat ke sana, sekitar jam sebelas malam. Nah, pas di sana, ternyata kita nggak bisa ngecamp di Bukit Sikunir.
“Kalau mau ke sana, nanti sekitar jam tiga, Mas.” Ucap salah satu petugas di sana.
Akhirnya, kami pun menyewa tenda dan mulai istirahat di pinggiran danau dekat sana. Sebelumnya nantinya setelah subuh, kita akan mendaki bukit itu untuk menikmati sunrise.

             Nah, pastinya udah kebayang kan, gimana pesona negeri di atas awan itu. Bagi kalian yang belum ke sana, cobalah berkunjung ke sana. Saya pun ketagihan. Karena, indah banget tempatnya.
            Oh iya, kalau ke sana, saran saya sih, enaknya kalian pakai kendaraan pribadi, entah mobil atau motor. Karena objek yang keren, di sana banyak banget. Nah, kalau pakai kendaraan umum, takutnya ada keterbatasan gerak untuk mengunjungi semua destinasi yang ada.
        Selamat berjalan-jalan ria yah!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar