Jumat, 13 September 2019

Etika Seni Sastra

@endriprasetyo5.17

    Berbicara masalah etika, semua orang paham bahwa etika harus ada di setiap tingkah laku kita. kita mau makan, harus ada etika yaitu membaca doa dan makan dengan tangan  kanan dan jangan lupa berdoa. 
         
         Begitu pula dalam berkarya, entah dalam karya musik, karya lukis, karya seni, maupun karya tulis. Terkadang orang orang banyak mendefiniskan seni itu adalah sesuatu yang dilihat indah tanpa melihat etika yang digunakan. Hal itu bisa kita lihat, bagaimana seorang mahasiswa/i yang ingin mengorasikan pendapatannya kepada pihak tertinggi, namun caranya dengan anarki atau dengan melakukan hal hal yang tidak semestinya. walaupun tidak semuanya berbuat seperti itu. hanya beberapa saja. Namun, sebagai seorang pemuda yang cinta akan agama dan bangsa, saya memilih untuk menyampaikan asprirasi saya dengan mencontohkan nilai nilai kebaikan, entah dengan menulis, atau berdiskusi dengan pihak pihak yang berhubungan dengan masalah yang terkait.

      Maka, dalam menulis pun diperlukan etika. Bukan hanya estetika saja. Antara keduanya harus berjalan secara berdampingan. seperti sepasang sandal, kedua tidak sama secara fisik, namun memiliki visi yang sama yaitu berjalan maju dengan cara berjalan secara bergantian. Begitu halnya antara etika dan esttetika. Etika dibutuhkan untuk menuntut karya karya seorang agar tidak keluar dari norma norma sosial dan syariat yang ada. Dan estetika dibutuhkan agar karya karya tersebut terlihat hidup dan indah dalam pandangan penikmat karya.

       so, jangan pernah merasa indah karya mu jika disana tidak ada etika. Apalagi disana ada nilai nilai keburukan, yang bisa menyebabkan orang orang disekitarmu menjadi liar dan tak bisa menikmati hal hal kebaikan dari karyamu.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar